Sabtu, 17 November 2012

Kehandalan Suzuki Ertiga


Tampil lebih komplit dan percaya diri, Suzuki Ertiga memberikan gebrakan di segmen low MPV yang pasarnya gemuk, dan mencoba menggerus dominasi dua model kembar milik Astra Group, yakni Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Tak hanya unggul di sisi kelengkapan fitur dan peranti keselamatan, MPV (multi purpose vehicle) dengan 3 deret kursi ini kian komplit dengan dukungan desain eksterior yang anggun, stylish, dan diklaim hemat bahan bakar.
Ruang kabin Ertiga tak hanya bisa memuat 3-baris kursi penumpang yang serba guna tetapi juga memiliki tata letak (layout) yang didesain nyaman bagi semua penumpang di setiap barisnya. Khusus pada kursi baris ketiga, yang pada umumnya kendaraan cenderung sempit, maka bagian belakang lebih lega sehingga orang dewasa pun bisa duduk nyaman di bangku deret ketiga.
Ertiga dibekali mesin bensin berkode K14B berkapasitas 1.4-liter DOHC dengan torsi penuh yang compact dan ringan, serta berteknologi VVT yang menghasilkan pembakaran sempurna (Air Intake VVT Mechanism). Mesin bensin ini baru dikembangkan untuk mengeluarkan daya yang mumpuni dengan tenaga maksimum 70kW pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 130 Nm/4.000 rpm, yang membuat Suzuki Ertiga tetap bertenaga, irit bahan bakar dan memiliki akselerasi prima, meski dengan muatan penuh.
Air intake yang dilengkapi dengan proses dan mekanisme VVT yang mengontrol Valve Timing secara optimal dan mengurangi gesekan (friction), sehingga meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Menurut hasil tes internal Suzuki, efisiensi BBM Ertiga mencapai 16,3 km/liter. Pengaplikasian teknologi drive-by-Wire, sistem operasi pada pedal gas telah menggunakan sensor elektronik, sehingga konsumsi bbm bisa lebih efisien.
Sementara tata letak Front Wheel Drive/ FF (FF Layout) memastikan stabilitas berkendara dan hemat konsumsi bahan bakar. Karena letak mesin Ertiga berada di bagian depan dan menggunakan sistem front wheel drive, maka jumlah komponen perangkat transmisi dan penggerak yang digunakan pun menjadi lebih sedikit, berat kendaraan menjadi lebih ringan, menekan energy loss dari transmisi dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Ertiga mengaplikasi diameter stabilizer joint pipe pada suspensi depan (MacPherson Struts with coil springs) besar guna memastikan mobil tetap dapat dikendalikan dengan mudah, menjamin durabilitas dan rigiditas yang baik saat dikendarai meskipun ditumpangi oleh banyak orang.
Penggunaan baja bertekanan tinggi (high tensile steel) pada posisi-posisi tertentu dilakukan untuk mengoptimalisasi material dan struktur penguatan. Rigiditas Body dan berat kendaraan yang semakin ringan karena pengurangan penggunaan komponen yang tidak diperlukan, menjamin stabilitas berkendara pada saat berat kendaraan bertambah dikarenakan kendaraan dipenuhi oleh penumpang dan barang bawaan.
Konstruksi yang kuat menjamin keamanan bagi penumpangnya. Meski berharga kompetitif, bukan berati model ini minim fitur keamanan penumpang dan berkesan murahan. Ertiga sudah mengadopsi beberapa peranti keselamatan penting. Body Ertiga memiliki tingkat rigiditas/kekerasan yang tinggi karena menggunakan High Tensile Steel pada rangka utama (main frame)-nya.
Anak-anak pun kini bisa bermain dengan bebas dalam ruangan kabin, tanpa perlu khawatir pintu akan terbuka tanpa sengaja. Hal itu dikarenakan fitur child door lock demi melindungi sang buah hati.
Selain itu, pada masing-masing pintu juga dilengkapi dengan Side Door Impact Beam yang berfungsi untuk menahan penumpang saat terjadi benturan keras dari arah samping. Khusus tipe GX, sudah dilengkapi dengan airbags untuk mengamankan pengemudi dan penumpang di kursi depan serta ABS + EBD.
Lantas bagaimana dengan ancaman pencurian mobil saat diparkir? Beberapa fitur keamanan bisa mengantisipasi pencurian mobil, seperti Keyless Entry, yakni tombol alarm yang menyatu dengan kunci kendaraan; dan Immobilizer yang berfungsi untuk mencegah pencurian kendaraan dengan kunci yang tidak dapat diduplikasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar